MY SUMMARY

TAKBIRATUL IHRAM

Leave a comment

1.      Bahwa takbir engkau dengan syah lagi jasan yakni yaqin.

2.      Bahwa adalah hatimu itu hadir dengan Allah ta’ala yakni ingat kepada allah ta’ala ….maka takbir engkau serta membenarkan Allah ta’ala

3.      Takbir enkau itu menjauhi apa yang dilarang Allah SWT.

4.      Bahwa diwaktu mengangkat takbir itu tempat perhimpunan dari pada”LA ILAHA ILLA ALLAH” yaitu pandangan kita hanya kepada Allah semata-mata.artinya diri kita itu fana sekali-kali tidak mempunyai……..melainkan hanya Ujud Allah jua adanya.

5.      Sembahyang-mu itu dikerjakan dengan khusyu’ artinya tetap hatimu menghadap kepada Allah ta’ala fan tetap angota jangan bergerak yang sia-sia.

6.      Hendaklah sembahyangmu itu ikhlas artinya bersih amal ibadat kita semata-mata karena Allah ta’ala.

7.      Sujud engkau itu,munajat artinya berkata-kata dengan Allah ta’ala didalam sembahyang – pada ……rasanya didalam rahasia hatinya …….itulah orang munajat dihadirat Allah Ta’ala.

8.      Dan Takbir engkau itu…hadir hatimu kepada Allah Ta’ala.

Hadir artinya tiada berpaling kepada sesuatu didalam sembahyangnya.

Zat wajibal wujud qadim yang disembah

Harap karunia ampun,rahmat dari pada Allah

LA ILAHA ILALLAH                               : Bagi Ruhul Hayat

MUHAMMAD DARRASULULLAH      :  Bagi Tubuh Insan Kamil.

¨      Ruhul Hayat itu artinya Allah Ta’ala tajallia kepada Hayat.

¨      Tubuh Insan Kamil itu artinya Tubuh Insan yang sempurna atau Tubuh Muhammad yang sempurna.

Muhammad itu tiada jua sifat kebesaran,keelokan dan kesempurnaan.Sabda Nabi SAW. Artinya : Barang siapa yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja maka       sesungguhnya kafir yang nyata.

Ini adalah keterang dari pada mengenal jalan atau Aqidatun Rajih.

Caranya kita hendak mengangkat Takbiratul Ihram yaitu kita tarik nafas kita dengan HU (haqiqatnya Aku (Aku-Besar-Allah) masuk kedalam,setelah itu angkat Takbir”Allahu Akbar” dengan qashad,Ta’aradl dan Ta’ayyin,- (tubuh hati-ruh).

Dan didalam kita mengucapkan Takbir itu,diri kita fana dalam kalimah LA ILAHA  ALLAH”.tidak ada pengakuan kita,artinya fana hanya Allah Ta’ala semata-mata bukan kita,karena kita ini hamba.

¨      Tatkala kita mengangkat Takbir ingat akan Zat-Alif.

¨      Tatkala kita ruku’ ingat akan Sifat-Lam Awwal.

¨      Tatkala kita  I’tidal ingat akan Asma’-Lam Akhir.

¨      Tatkala kita Sujud ingat akan Af-al-Ha.

Zat-Alif                         Sifat-Lam                            Asma’-Lam                      Af-al-Ha

¨      Adapun Alif itu,ibarat Zat Allah menjadi Rahasia kepada Muhammad menjadi cahaya kepada kita

¨      Adapun Lam Awwal itu,ibarat sifat Allah,menjadi rupa kepada Muhammad menjadi tubuh kepada kita.

¨      Adapun Lam Akhir itu,ibarat Asma’ Allah,menjadi ilmu kepada Muhammad menjadi iman kepada kita.

¨      Adapun Ha itu,ibarat Af-al Allah,menjadi kelakuan kepada Muhammad,menjadi hati kepada kita.

Maka Hu itu artinya Akulah Allah.

Zat-Ma’rifat                                                                   Sifat-Haqiqat

Adapun Zat itu nyata                                                Adapun Sifat itu nyata

kepada Ma’rifat.                                                       kepada Haqiqat.

Asma’-Thariqat                                                             Af-al-Syariat

Adapun Asma itu nyata                                            Adapun Af-al itu nyata

kepada Thariqat.                                                      kepada Syariat.

¨      Adapun Syariat itu nyata pada kelakuan Tubuh Insan

¨      Adapun thariqat itu nyata kepada kelakuan Hati Insan

¨      Adapun Haqiqat itu nyata kepada kelakuan Nyawa Insan

¨      Adapun Ma’rifat itu nyata pada kelakuan Pu’ad (jantung)

Zat-Ma’rifat                                  Rahasia                               ( Min-Zat )

Sifat-Haqiqat                                Nyawa                                ( Ha-Sifat )

Asma’-Thariqat                            Hati                                     ( Mim-Asma’)

Af-al-Syariat                                Tubuh                                  ( Dal-Af-al )

Yang dinamakan hamba itu,oleh Allah SWT.adalah Muhammad,karena Muhammad itulah yang menpunyai : Tubuh – Hati – Nyawa – rahasia.

Muammad itu hamba,artinya ilmunya :Rahasia Allah.

HAKIKAT TAKBIR

Bermula haqiqat takbir itu,hendaklah kita hadirkan mata hati dengan Musyahadah kepada zat Allah terlebih dahulu/sebelum mengangkat takbiratul ihrak,maka hendaklah kita tetapkan segala kehendak hati,Ruh,dan perasaan kita untuk tawajuh (menghadap) dan liqa’ (menemui) Allah SWT.

Bila sudah demikian,baru kita kata usalli…dan sudah mengembalikan/menyerahkan amanat Allah Ta’ala yang ada pada kita,yakni ujud kita yang kasar ini (baharu) dan yang menanggung amanat yaitu diri kita yang bathin.Adapun amanat itu kita serahkan kepada pemilik amanah yakni Allah SWT.itulah sebabnya kita disebut Ummat Muhammad SAW yang ditanyai mengenai amanat Allah Ta’ala itu seperti firmannya :

Artinya : Bahwasanya Allah Ta’ala memerintah kepadamu sekalian untuk mengembalikan amanat itu kepada pemiliknya

Dengan dikembalikan/diserahkannya amanat Allah itu kepada pemiliknya yaitu Allah ta’ala itu sendiri,maka jadilah fana/lebur/hilang/karam sekalian sifat tubuh kita didalam laut “Ruh Bahrul Qadim”adapun yang tinggal ketika itu hanya sifat Ruh semata-mata,dan itulah Ruh ilmu Allah,kemudian,kita katakan Allahhu Akbar. Itulah yang dinamakan lebur/karam kehambaan diri kita (Fana Fillah) kedalam ke-Baqaan Allah,dimana nyata keadaan zat Allah semata-mata.

Inilah yang harus kita syuhudkan sampai kepada salam.

Maka janganlah kita lalai dari paenjelasan ini-yang artinya syuhud itu,dipancang dengan mata hati itulah pengetahuan zat dan ilmunya dan sebenar-benar ilmunya itu,iman kepada kita dan sebenar-benar Sir-Allah itu,cahaya kalam Allah yang tidak berhuruf,tidak bersuara yaitu ujud zat yang mutlak,seperti yang tersebut dalam Hadits Qudsi :

Artinya : tidak bersuara,tidak berhuruf dan tiada bertempat/berbekas.

Firman Allah dalam Al-qur’an :

Artinya :Apakah mereka itu dijadikan bukan dari sesuatu atau mereka yang menjdikan mereka,dan bukanlah Aku yang menjadikan mereka.

Hendaklah takbir kita itu,dengan syah lagi jazam yakni yaqin.hati kita hadir dengan Allah Ta’ala,yakni ingat kepada Allah maka takbir kita serta membesarkan Allah Ta’ala.pada waktu mengangkat takbir itu,menjadi tempat perhimpunan pada kalimah La Ilaha Illa Allah : yang kita pandang hanya Allah semata-mata artinyakita fana sekali-kali tidak ada,yang ada hanya Ujud Allah semata.

Caranya adalah,sebelum mengangkat takbiratul ihram kita tarik nafas dengan Hu haqiqatnya Aku Allah Akbar yang lain semua kecil.sesudah itu di angkat takbiratul ihram “Allahu Akbar” dengan qasat,ta’aradh,ta’ayyin (tubuh hati Ruh).

 

ARTI SURAH AL-FATEHA :

 

Bismilah                                         : Allah menamai akan dirinya

Arrahman                                       : Ya Muhammad aku menciptakan engkau.

Arrahim                                         : Ya Muhammad aku menhatakan Rahasiaku kepadamu

Alhamdulillahi                               : Ya Muhammad,sembahyangku itu ganti sembahyangmu untuk memuji diriku.

Rabbil Alamin                                : Ya Muhammad,aku tau yang lahir dan yang bathin.

Arrahmannirrahim                         : Ya Muhammad,Yang membaca fateha itu aku dan sembahyang itu aku memuji diriku.

Maliki Yaumiddin                         : Ya Muhammad,Aku Tuhan yang maha besar pada isi sekalian alam,kamu ganti kerajaanku.

Iyya Kana’ Budu                           : Ya Muhammad,tiada lain yang sembahyang itu melainkan aku memuji diriku.

Waiyyakanas Ta’in                        : Ya Muhammad,yang ghaib aku jua tiada aku  engkau    ganti kerajaanku.

Ihdinasshirathal Mustaqim            : Ya Muhammad,tiad yang tau………engkau jua yang mengetahui aku.

Shiratallazi Na’an Amta’Alaihim  : Ya Muhammad,tiada murka aku kepadamu,tiada nyata aku jika tiada engkau.

Waladdhallin                                  : Ya Muhammad,jika tiada kasihku tidak ada engkau dan tiada Rahasiaku sekaliannya.

Amin                                               : Ya Muhammad,adamu itu ganti rahasiaku.

ARTI SURAH AL-IKHLAS :

Qul Huwallahu Ahad                      : Aku nyata dengan dirimu.

Allahus shamad                               : Aku jadi penolong dunia dan akhirat

Lam Yalid Walam Yulad                : Aku Esa Ghaib kepadamu.

Walam Yakul Lahu Kupuan Ahad : Aku nyata dengan dirimu

sumber : http://ismulhaq.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s